Rabu, 15 September 2010

PULANG KAMPUNG + JALAN - JALAN,CUTI NGEBLOG

Hari raya sudah lewat,setelah pulang kampung selama 5 hari 4 malam,akhirnya malam tadi yang tepatnya malam rabu saya sampai di rumah lagi.Berhubung di kampung halaman "not support 3G",maka apa yang mau diperbuat,walau pun online di atas atap pun juga koneksinya akan lebih kemot dari pada siput yang kakinya patah (memang ada?).Dan kini setelah kembali ke kota perantauan ini (Kota Banjarbaru),maka seperti biasa,sebagai seorang blogger aktif saya harus update blog lagi supaya dapat super brand dari google,dan meningkatkan traffic blog ini berhubung umurnya yang baru menginjak 5 bulanan.

   Baik dari pada basa basi macam - macam,ada baiknya saya menceritakan pengalaman tentang perjalanan yang saya lewati sewaktu jalan - jalan di sana,yang mana mungkin kisah ini tidak terlalu penting begi sebagian orang,karena itulah manusia tidak terlalu senang membaca cerita orang lain.Ini dia,berawal dari pulang kampung selama 5 hari 4 malam tadi,setelah silahturahmi sana sini di kampung (saya gak ikut),sewaktu di hari ke-4,akhirnya saya bisa ikut jalan - jalan ke gunung untuk melihat tanah milik keluarga yang berada di atas gunung (pegunungan).Setelah melewati perjalanan yang lumayan panjang,akhirnya sampai juga di lokasi yang bisa dibilang masih hutan belantara.

   Rencana kami mau membersihkan badan di sungai seberang lokasi tanah tadi,namun berhubung ke'ada'an cuaca di kampuang mendung - mendung panas gelap gak jelas,maka suangainya pun jadi dalam,alis gak bisa menceburkan diri.Al hasil,mau apa dikata,kami pun cari lokasi lain,namun tidak langsung mencari lokasi,kami jalan - jalan dulu lebih dalam menuju hutan,namun di hutan ternyata tidak terlalu sepi,sebab setiap hari banyak kendara'an yang lalu lalang membawa karungan - karungan beras,yang mana itu sungguh berat (jelas) karena jalan untuk jalur perlintasan yang berada dipinggir tebing,dan tanah yang lembek,apa lagi harus jaga keseimbangan di jembatan goyang.

    Dan langsung saja ke akhir cerita,dengan niatan mandi di sungai,maka behubung sungai seberang lokasi tanah sedang meluap airnya (jelas,masa tanahnya yang meluap),maka kami pun mencari lokasi lain untuk menyegarkan badan yang bau + capek + macam - macam ini setelah melewati perjalanan yang lumayan ekstrim.Setibanya di sungai,maka langsung saja saya melepaskan baju,tanpa melepaskan celana panjang untuk menceburkan diri,dan ahhhhhhhh,,,,,segarnya,air pegunungan memang masih asli dan belum terlalu banyak tercampur leh limbah manusia atau pun makhluk hidup lain.

    Namun di perjalanan kali ini ada sebuah kampung yang saya lewati,yang mana kampung tersebut membuat saya eneg bercampur benci sebab di kampung  ini kenbanyakan warganya rang kafir,maka binatang pelihara'annya pun juga binatang yang telah diharamkan di dalam Kitab Al-Qur'annulkarim,yaitu babi dan anjing (iiiiihhhhhhhhhhhh,,,,,,,,wekk).Namun kenapa hal itu terlalu dipikirkan,yang penting saya mengambil sisi positif saja.Sekian post ini saya tulis,bagaimana pengalaman mudik kawan/teman sekalian?,semoga aman dan lancar seperti apa yang dinginkan.Wassalam,,.

4 komentar:

  1. untung ikam kada di tanjung go ai, di riam apa tuh ngarannya yang banjir bandangitu nah

    BalasHapus
  2. @armi nuni,abah ulun ke sana cil ai.

    BalasHapus
  3. @Muhammad taqi,keren banget blognya.

    BalasHapus

TRIMAKASIH BANYAK ATAS KUNJUNGANNYA KE BLOG SAYA
TOLONG TINGGALKAN KOMENTAR,MASUKAN,KRITIK,DAN SARAN UNTUK MEMBANTU KEMAJUAN BLOG INI.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...